Ada Apa dengan BBCA BBRI Cs?
Berikut target harga dari Verdhana untuk keempat saham bank
BBCA — Verdhana menetapkan TP sebesar Rp 12.600 menggunakan analisis DuPont dengan parameter utama sebagai berikut: tingkat bebas risiko 6,5%, premi risiko ekuitas 7,8%, beta 0,8x, dan ROAE yang disesuaikan CAR sebesar 24,5%. TP Verdhana menyiratkan P/B FY25F 5,4x (vs valuasi harga saat ini 4,2x) dan P/E FY25F 26,0x (vs valuasi harga saat ini 21,0x). Risiko penurunan utama adalah tren ekonomi yang memburuk, persaingan likuiditas yang lebih ketat, dan/atau biaya kredit dan pertumbuhan opex yang lebih tinggi.
BMRI — Verdhana menetapkan TP sebesar Rp 7.600 berdasarkan analisis DuPont, dengan asumsi tingkat bebas risiko 6,5%, premi risiko ekuitas 7,8%, pertumbuhan 11,0%, beta 1,05x, dan ROAE yang disesuaikan CAR sebesar 19,5%. Verdhana juga menggunakan buku 2025F sebagai referensi. Kelipatan tersirat pada TP Verdhana adalah 2,3x buku 2025F dan 12,4x laba 2025F (dibandingkan dengan kelipatan saat ini masing-masing 2,5x dan 13,7x). Risiko utama menurut pandangan Verdhana adalah tren ekonomi makro yang memburuk, perubahan regulasi yang tidak menguntungkan, persaingan likuiditas yang lebih ketat (yang akan meningkatkan biaya pendanaan), memburuknya kualitas kredit (yang akan meningkatkan biaya kredit), dan opex yang lebih tinggi.
BBRI — TP Verdhana sebesar Rp 5.000 didasarkan pada analisis DuPont, dengan tingkat bebas risiko 6,5%, premi risiko ekuitas 7,8%, pertumbuhan ROE 9,3%, beta 0,85x, dan ROAE yang disesuaikan CAR sebesar 18,0%. Verdhana juga menggunakan nilai buku 2025F sebagai referensi. Kelipatan tersirat pada TP kami adalah 2,3x BVPS 2025F dan 12,5x EPS 2025F. Risiko penurunannya termasuk tren ekonomi makro yang memburuk, perubahan regulasi yang tidak menguntungkan, dan persaingan likuiditas yang lebih ketat, yang dapat meningkatkan biaya pendanaan. Perubahan manajemen dapat memengaruhi kebijakan penghapusan utang bank dan dengan demikian, biaya kredit. Hal ini pada akhirnya akan memengaruhi laba jangka pendek bank, menurut pandangan Verdhana.
BBNI — Verdhana menetapkan TP sebesar Rp 6.250 berdasarkan analisis DuPont, dengan asumsi tingkat bebas risiko sebesar 6,5%, premi risiko ekuitas sebesar 7,8%, pertumbuhan sebesar 8,5%, beta 1,0x, dan ROAE yang disesuaikan CAR sebesar 16,5%. Verdhana juga menggunakan buku 2025F sebagai referensi. Kelipatan tersirat pada TP Verdhana adalah 1,3x buku 2025F dan 10,6x laba 2025F (dibandingkan dengan kelipatan saat ini masing-masing sebesar 1,0x dan 8,1x). Risiko utama menurut pandangan Verdhana adalah tren ekonomi makro yang memburuk, perubahan regulasi yang tidak menguntungkan, dan persaingan likuiditas yang lebih ketat (yang akan meningkatkan biaya pendanaan), dan memburuknya kualitas kredit (yang akan meningkatkan biaya kredit), dan opex yang lebih tinggi.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






