Kamis, 14 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Sentimen Negatif dari Domestik

Penulis : Grace El Dora
19 Mar 2025 | 11:34 WIB
BAGIKAN
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta, Selasa (3/9/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt)
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta, Selasa (3/9/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini tertekan sentimen negatif dari domestik. Kurs rupiah masih terlihat melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (19/3/2025) ke level Rp 16.540 per dolar AS, berdasarkan data Bloomberg.

Kurs rupiah hari ini melemah, dengan nilai tukar rupiah anjlok 112 poin (0,68%) menjadi Rp 16.540.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) karena sentimen negatif domestik.

ADVERTISEMENT

“Investor menantikan hasil dan pernyataan dari Rapat Dewan Gubernur BI (Bank Indonesia) sore ini yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, namun investor lebih mengantisipasi pernyataan BI seputar sentimen risk off yang menyebabkan sell off di pasar ekuitas domestik yang menyeret rupiah,” jelas Lukman dalam catatan Rabu.

Pada Selasa (18/3/2025), Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan bursa pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Pembekuan perdagangan dipicu oleh penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai lebih dari 5%.

Menurut dia, beberapa faktor yang menyebabkan penurunan tersebut ialah kekhawatiran investor terhadap pertumbuhan ekonomi, defisit anggaran, penurunan peringkat saham, hingga isu pengunduran Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani.

Di samping itu, faktor lainnya adalah dolar AS yang masih kuat karena data manufaktur dan perumahan AS lebih kuat dari perkiraan. Tercatat, pembangunan perumahan AS naik 1,5 juta dari perkiraan 1,38 juta, izin perumahan 1,456 juta dari ekspektasi 1,450 juta, produksi industri naik 0,7% dari prediksi 0,2%, dan manufaktur naik 0,9% dari dugaan 0,3%.

“Indeks dolar AS sendiri walau terpantau turun oleh penguatan Euro setelah parlemen Jerman menyetujui kenaikan besar pada belanja negara, namun dolar AS sebenarnya masih kuat setelah data manufaktur dan perumahan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Sementara sentimen domestik masih lemah menyusul aksi sell off di pasar ekuitas,” jelasnya.

Berdasarkan berbagai faktor tersebut, Lukman memperkirakan kurs rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.400-16.550 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu pagi di Jakarta melemah sebesar 87 poin atau 0,53% ke level Rp 16.515 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.428 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia