Wall Street Melesat Usai The Fed Proyeksi 2 Kali Pemangkasan Suku Bunga
Kepala strategi di Simplify Asset Management Michael Green mengatakan, pasar bereaksi positif karena pengumuman The Fed sesuai ekspektasi.
"Selama dua tahun terakhir, inflasi cenderung lebih rendah dari perkiraan pada musim panas dan lebih tinggi pada musim dingin dan musim semi. Ini menunjukkan adanya pola musiman yang belum sepenuhnya tercermin dalam data," ujar Green kepada CNBC.
Keputusan The Fed ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan mitra dagang utama. Presiden Donald Trump sebelumnya telah memberlakukan tarif impor terhadap produk dari Kanada, Meksiko, dan China. Sebagai respons, Kanada dan China telah menerapkan tarif balasan.
Selain itu, pengecualian sementara Trump terhadap beberapa barang impor dari Kanada dan Meksiko akan berakhir pada 2 April mendatang.
Pasar saham sebelumnya mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (18/3/2025), dengan aksi jual besar-besaran setelah dua hari menguat. Saat ini, indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing masih lebih dari 6% dan 7% di bawah level tertinggi terakhirnya, sementara Nasdaq masih sekitar 12% dari rekor tertingginya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






