Kamis, 14 Mei 2026

Cisadane Sawit (CSRA) Cetak Rekor Penjualan Tertinggi

Penulis : M. Ghafur Fadillah
23 Mar 2025 | 11:40 WIB
BAGIKAN
Petani mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seusai panen di Desa Leuhan, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
Petani mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seusai panen di Desa Leuhan, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

ndustri kelapa sawit Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan peluang pada 2025. Harga CPO diproyeksikan naik lebih dari 7,2% menjadi MYR 4.500 per ton, sementara produksi nasional diperkirakan meningkat 3,9% setelah berakhirnya fenomena El Nino pada Mei 2024.

Menanggapi peluang ini, CSRA telah menyiapkan strategi ekspansi dan investasi, termasuk alokasi belanja modal (Capex) sebesar Rp100 miliar pada 2025. Sebanyak 50% dari anggaran tersebut akan digunakan untuk penyelesaian PMKS di Banyuasin, sementara sisanya dialokasikan untuk pembayaran ganti rugi tanam tumbuh (GRTT) dan pengembangan lahan baru di Sumatera Selatan.

"Kami juga terus meninjau peluang akuisisi lahan baru, terutama di sekitar wilayah perkebunan yang sudah ada agar operasional dapat terintegrasi dengan lebih efisien," ujar Seman.

ADVERTISEMENT

Selain ekspansi bisnis, CSRA juga memperkuat inisiatif keberlanjutan dengan fokus pada aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kearifan lokal (HEEL). Pada 2024, perusahaan telah memperoleh sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk kebun PT SSG dan PT ABI di Sumatera Selatan serta meraih penghargaan kategori Silver dalam Transparansi Emisi dan Penurunan Emisi Korporasi 2024.

"Pertumbuhan kami didukung oleh strategi operasional yang matang, penguatan struktur keuangan, serta komitmen terhadap keberlanjutan. Dengan tata kelola yang tepat, kami optimistis CSRA akan terus mencatatkan kinerja positif dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan," pungkas Seman.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia