Jumat, 15 Mei 2026

Saham Migas Bisa Kasih Cuan 110% saat Perang Dagang Berkecamuk

Penulis : Harso Kurniawan
5 Apr 2025 | 10:53 WIB
BAGIKAN
Salah satu kegiatan onshore migas Elnusa (ELSA). (Foto: Elnusa)
Salah satu kegiatan onshore migas Elnusa (ELSA). (Foto: Elnusa)

JAKARTA, Investor.id – Saham PT Elnusa Tbk (ELSA), kontraktor migas, diyakini bisa memberikan cuan besar tahun ini, kendati perang dagang global berkecamuk. Alasannya, prospek pertumbuhan perseroan sangat kuat. 

Berdasarkan riset Sucor Sekuritas, perseroan mencetak laba bersih Rp 714 miliar tahun 2024, 105% dari prediksi broker ini. Namun, jumlah itu setara dengan konsensus analis. 

Sebagai catatan, perseroan menerima pembayaran sekali (one off) dari Bank Mega Rp 180 miliar untuk penyelesaian sebuah kasus. Jika itu dikeluarkan, laba inti perseroan naik 27% menjadi Rp 640 miliar. 
Tahun 2025, perseroan berniat mengucurkan belanja modal (capex) Rp 549 miliar, yang sebesar 54% dipasok ke segmen hulu dan  30% ke distribusi dan logistik. Di segmen hulu, perseroan akan fokus membeli rig. 

ADVERTISEMENT

”Iini diharapkan meningkatkan pangsa pasar perseroan menjadi 25% dari tahun lalu sebesar 20%,” tulis Sucor Sekuritas, dikutip Sabtu (5/4/2025). 

Margin laba kotor ELSA di segmen ini, tulis broker itu, diprediksi naik menjadi 12% dari 10%. Sementara itu, di bisnis distribusi dan logistik, perseroan berniat menambah kapasitas hingga 50%, sehingga margin laba kotor diproyeksikan naik menjadi 8% dari 5%. 

Seiring agenda ekspansi, Sucor Sekyritas memprediksi pendapatan ELSA naik 4% menjadi Rp 15 triliun tahun ini. Laba bersih diproyeksikan mencapai 817 miliar, naik 11%.  ”Perseroan sudah mengamankan backlog pendapatan Rp 11 triliun sepanjang 2025,” tulis Sucor Sekuritas. 

Kesempatan Beli dan Target Harga 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia