Jumat, 15 Mei 2026

Mayora (MYOR) Jaga Momentum, Target Harga Sahamnya Baru

Penulis : Jauhari Mahardhika
5 Apr 2025 | 11:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kantor PT Mayora Indah Tbk (MYOR). (Foto: Mayora)
Ilustrasi kantor PT Mayora Indah Tbk (MYOR). (Foto: Mayora)

Tahun ini, pertumbuhan pendapatan Mayora (MYOR) diproyeksikan mencapai 13%, dengan kenaikan ASP dan belanja A&P lebih tinggi (8-10% dari penjualan) untuk menjaga momentum.

Namun, beban bunga direvisi naik akibat pinjaman lebih tinggi dan laba per saham (EPS) 2025 dan 2026 dipangkas menjadi -37,2% dan -13,9% karena tekanan margin.

Mirae Asset Sekuritas tetap merekomendasikan buy saham MYOR. Tetapi, target harga saham MYOR diturunkan menjadi Rp 2.800. Target harga baru tersebut mencerminkan P/E sebesar 19 kali atau setara standar deviasi (SD) -0,5 di bawah rata-rata 5 tahun.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, dalam earnings call dengan para analis, manajemen MYOR memberikan sinyal pembagian dividen yang lebih tinggi. Sebagai informasi, dividend payout ratio tahun buku 2023 sebesar 38%.

Potensi kenaikan dividen tahun buku 2024 seiring alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) yang cenderung lebih rendah.

Tahun ini, MYOR menyiapkan capex sebesar Rp 1 triliun, turun dibandingkan realisasi capex pada 2024 yang mencapai Rp 1,8 triliun. Mayoritas dana capex ditujukan untuk keperluan ‘replacement’ sekitar Rp 600 miliar.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia