Jumat, 15 Mei 2026

The Fed Pertahankan Suku Bunga, Ekonomi AS Dihantui Ketidakpastian

Penulis : Indah Handayani
8 Mei 2025 | 04:28 WIB
BAGIKAN
Ketua The Fed Jerome Powell
Sumber: AP
Ketua The Fed Jerome Powell Sumber: AP

Powell juga mengakui bahwa kebijakan perdagangan masih menjadi sumber ketidakpastian besar. “Kita belum bisa memastikan ke mana arah kebijakan tarif ini akan berakhir. Saya pikir masih ada banyak ketidakpastian, misalnya, bagaimana tarif ini akan ditetapkan ke depannya,” ujarnya.

Pasar saham AS sempat menguat sesaat setelah pengumuman The Fed, tetapi kemudian berbalik melemah. Imbal hasil obligasi pemerintah turun.

Arah kebijakan The Fed ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan inflasi dan pasar tenaga kerja. Jika pasar tenaga kerja melemah, peluang pemangkasan suku bunga akan semakin besar. Sebaliknya, jika inflasi naik, The Fed cenderung mempertahankan atau memperketat kebijakan moneternya.

ADVERTISEMENT

Chief Investment Officer Goldman Sachs Asset Management Ashish Shah mengatakan, untuk sementara, The Fed memilih menunggu hingga ketidakpastian mereda. Data ketenagakerjaan yang belakangan lebih baik dari perkiraan mendukung keputusan The Fed untuk tetap bertahan.

“Kini, pasar tenaga kerja perlu melemah cukup signifikan agar The Fed kembali melanjutkan siklus pelonggaran kebijakannya,” ucapnya.

The Fed belum mengubah suku bunga sejak Desember lalu, di tengah upaya menghitung dampak kebijakan tarif impor Presiden Trump, yang meningkatkan risiko inflasi sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi. Pada proyeksi terakhir Maret lalu, pejabat The Fed sempat memperkirakan akan memangkas suku bunga acuan sebesar 0,5% hingga akhir tahun.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia