Harga Minyak Meroket 3%, Dipicu Optimisme Kesepakatan Dagang AS-China
Analis Citi Research memangkas proyeksi harga Brent dalam tiga bulan ke depan menjadi US$ 55 per barel dari sebelumnya US$ 60, meski tetap mempertahankan proyeksi jangka panjang di level US$ 60 per barel untuk tahun ini.
Citi juga menyebutkan, jika tercapai kesepakatan nuklir antara AS dan Iran, harga Brent berpotensi turun ke sekitar US$ 50 per barel akibat peningkatan suplai global. Namun tanpa kesepakatan, harga bisa melonjak melewati US$ 70 per barel.
Sementara itu, dua kilang kecil China dilaporkan mengalami kesulitan menerima minyak mentah setelah dikenai sanksi AS karena membeli minyak Iran. Mereka terpaksa menjual produknya dengan nama lain, menurut sumber yang mengetahui langsung situasi tersebut.
Hal itu menunjukkan dampak nyata dari tekanan ekonomi AS terhadap Iran dan pembeli minyaknya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






