Jumat, 15 Mei 2026

Modal Asing Senilai Rp 120 Miliar Masuk ke Pasar Keuangan Domestik

Penulis : Arnoldus Kristianus
9 Mei 2025 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa)
Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa)

JAKARTA,investor.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan modal asing senilai Rp 120  miliar masuk di pasar keuangan domestik pada 5-8 Mei 2025. Mayoritas modal asing masuk melalui surat berharga negara (SBN).

Bila dirinci modal asing yang masuk melalui SBN sebesar Rp 6,88 triliun. Sayangnya modal asing keluar melalui pasar saham sebesar Rp 2,7 triliun dan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 4,07 triliun.

“Berdasarkan data transaksi 5 – 8 Mei 2025, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp 0,12 triliun, terdiri dari jual neto Rp 2,7 triliun di pasar saham dan Rp 4,07 triliun di SRBI, serta beli neto Rp 6,88 triliun di pasar SBN,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam pernyataan resmi yang diterima pada Jumat (9/5/2025).

ADVERTISEMENT

Secara kumulatif dari 1 Januari sampai 8 Mei 2025 transaksi yang terjadi adalah nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 49,38 triliun di pasar saham dan Rp15,80 triliun di SRBI, serta beli neto Rp30,18 triliun di pasar SBN.

Level imbal hasil (yield) SBN 10 tahun turun ke 6,84 % pada Kamis (8/5/2025).   Lalu yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasury Note tenor 10 tahun naik ke 4,379% pada Kamis (8/5/2025). 

Nilai premi risiko investasi (credit default swap) Indonesia 5 tahun turun menjadi 89,65 basis poin pada Kamis (8/5/2025) dibandingkan posisi pada Jumat (2/5/2025) yang sebesar 94,63 basis poin.  Sementara itu, data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan posisi nilai tukar rupiah adalah Rp 16.532 per dolar AS pada Jumat (9/5/2025).

“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” pungkas Denny.

Editor: Arnoldus Kristianus

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 41 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia