Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Menguat Lagi, Didorong Optimisme Pengurangan Tarif

Penulis : Indah Handayani
15 Mei 2025 | 04:20 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
Sumber AP
Ilustrasi Wall Street Sumber AP

Kepala Strategi Teknikal di LPL Financial Adam Turnquist mengatakan, walau langkah ini meredakan ketakutan investor dan ketidakpastian kebijakan, masih banyak ketidakjelasan mengenai posisi akhir tarif yang akan diberlakukan.

“Meski begitu, investor saat ini menyambut positif latar belakang meredanya ketegangan, terutama setelah kesepakatan tarif akhir pekan lalu,” ucapnya.

Kesepakatan sementara antara dua ekonomi terbesar dunia ini memunculkan harapan bahwa akan ada perjanjian dagang yang lebih konkret ke depannya. Namun, hingga kini belum ada rincian resmi yang disepakati.

ADVERTISEMENT

Presiden AS Donald Trump juga mengingatkan bahwa kesepakatan final tidak akan tercapai dalam waktu dekat.

Kepala Riset Pasar dan Strategi Wealth Management di Morgan Stanley Daniel Skelly, menyarankan investor untuk tidak terburu-buru mengejar reli harga saat ini. Sebab, kenaikan berikutnya kemungkinan menunggu inisiatif kebijakan yang mendukung pertumbuhan hingga 2026, seperti deregulasi dan reformasi pajak pro-pertumbuhan.

“Untuk saat ini, pendekatan terbaik adalah membeli saat harga terkoreksi (buy the dip), dan fokus pada saham-saham berkualitas dengan proyeksi laba yang realistis,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia