Wall Street Menguat Lagi, Didorong Optimisme Pengurangan Tarif
Kepala Strategi Teknikal di LPL Financial Adam Turnquist mengatakan, walau langkah ini meredakan ketakutan investor dan ketidakpastian kebijakan, masih banyak ketidakjelasan mengenai posisi akhir tarif yang akan diberlakukan.
“Meski begitu, investor saat ini menyambut positif latar belakang meredanya ketegangan, terutama setelah kesepakatan tarif akhir pekan lalu,” ucapnya.
Kesepakatan sementara antara dua ekonomi terbesar dunia ini memunculkan harapan bahwa akan ada perjanjian dagang yang lebih konkret ke depannya. Namun, hingga kini belum ada rincian resmi yang disepakati.
Baca Juga:
Net Buy Asing Besar, 4 Saham DikejarPresiden AS Donald Trump juga mengingatkan bahwa kesepakatan final tidak akan tercapai dalam waktu dekat.
Kepala Riset Pasar dan Strategi Wealth Management di Morgan Stanley Daniel Skelly, menyarankan investor untuk tidak terburu-buru mengejar reli harga saat ini. Sebab, kenaikan berikutnya kemungkinan menunggu inisiatif kebijakan yang mendukung pertumbuhan hingga 2026, seperti deregulasi dan reformasi pajak pro-pertumbuhan.
“Untuk saat ini, pendekatan terbaik adalah membeli saat harga terkoreksi (buy the dip), dan fokus pada saham-saham berkualitas dengan proyeksi laba yang realistis,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






