Jumat, 15 Mei 2026

Raksasa Tembaga & Emas (AMMN) Mau Bangun, Target Harga Baru

Penulis : Jauhari Mahardhika
15 Mei 2025 | 14:02 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha Amman Mineral (AMMN). (Foto: Amman)
Kegiatan usaha Amman Mineral (AMMN). (Foto: Amman)

JAKARTA, investor.id – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – perusahaan tembaga dan emas raksasa – mencatatkan penurunan kinerja yang signifikan pada kuartal I-2025, namun diperkirakan pulih pada kuartal-kuartal mendatang. Lantas, bagaimana prospek terbaru saham AMMN?

Amman Mineral (AMMN) membukukan rugi kotor US$ 57 juta pada kuartal I-2025 dibandingkan kuartal I-2024 yang mencetak laba kotor US$ 281 juta. Hal itu akibat tidak adanya penjualan, menyusul habisnya izin ekspor perusahaan pada 2024.

Karena Amman Mineral baru mulai memproduksi katoda tembaga pada akhir Maret 2025, perseroan hanya melaporkan penjualan bersih sebesar US$ 2 juta, yang sebagian besar berasal dari pengiriman konsentrat pada kuartal sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Namun, kami memperkirakan Amman Mineral akan mulai mencatatkan volume penjualan yang lebih tinggi pada kuartal-kuartal mendatang, seiring berjalannya produksi di smelter perseroan yang memungkinkan terjadi pemulihan,” tulis analis Samuel Sekuritas Indonesia, Juan Harahap dan Hernanda Cahyo dalam risetnya.

Meskipun volume material yang ditambang naik 2% yoy, produksi konsentrat emiten berkode saham AMMN tersebut turun 80 ribu dmt (-55% yoy). Hal itu seiring upaya perseroan yang berfokus pada pengangkutan limbah dan ekstraksi dari bagian luar Fase 8, yang terdiri atas bijih berkadar rendah.

Alhasil, produksi tembaga AMMN pada kuartal I-2025 lebih rendah sebesar 37 juta pon (-62% yoy). Pencapaian tersebut sedikit di bawah proyeksi Samuel Sekuritas, yaitu 19% dari estimasi setahun penuh.

“Sementara itu, segmen emas mencatatkan produksi yang lebih tinggi dari perkiraan sebesar 32 ribu ons (-81% yoy) atau mencapai 37% dari proyeksi kami dan target perusahaan,” ungkap Juan.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia