Jumat, 15 Mei 2026

Pakar Tambang sekaligus Bos Emiten Buka-bukaan soal Harga Emas

Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Mei 2025 | 12:05 WIB
BAGIKAN
Pakar pertambangan yang juga Dirut perusahaan tambang emas nasional PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), Edi Permadi. ANTARA/HO-PSAB
Pakar pertambangan yang juga Dirut perusahaan tambang emas nasional PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), Edi Permadi. ANTARA/HO-PSAB

Selain ESG, Edi juga mengingatkan perusahaan tambang untuk tidak mengabaikan kegiatan eksplorasi.

“Kita tidak akan bisa berbicara tambang tanpa eksplorasi. Kegiatan eksplorasi adalah nadi yang menentukan berapa lama kegiatan usaha pertambangan. Di saat seperti ini, perusahaan harus mengalokasikan lebih besar lagi dananya untuk eksplorasi,” ungkap Edi.

Eksplorasi ini penting untuk menambah sumber daya dan meningkatkan status dari sumber daya menjadi cadangan.

ADVERTISEMENT

“Jangan sampai karena harga bagus, perusahaan hanya fokus pada produksi dan mengabaikan eksplorasi. Eksplorasi itu penting dalam menentukan umur tambang,” ujarnya lagi.

Edi kemudian menjelaskan bahwa PT J Resources Asia Pasifik pada 2023 berhasil memproduksi emas sebesar 94 koz dan kemudian meningkat menjadi 101 koz pada 2024.

Saat ini perusahaan mengelola dua tambang yang sedang berproduksi yakni PT J Resources Bolaang Mongondow (PT JRBM) dan satu lagi tambang emas di Penjom, Malaysia. Sementara satu aset sedang dalam masa konstruksi yakni tambang Doup yang dikelola PT Arafura Surya Alam (PT ASA).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia