IHSG Melemah di Saat Trump Tunda Tarif Uni Eropa, Mengapa?
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyungsep, karena turun 57,59 poin (0,8%) ke level 7.156,5 pada penutupan sesi I, Senin (26/5/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hariini melemah di saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperpanjang batas waktu pemberlakuan tarif sebesar 50% terhadap Uni Eropa.
Pilarmas merekomendasikan saham HOKI untuk perdagangan di sesi II.
Pilarmas menilai, kebijakan ini sempat meredakan ketegangan perdagangan jangka pendek. Sebelumnya, Trump berencana menerapkan tarif sebesar 50% terhadap produk dari Eropa mulai
1 Juni 2025. Namun, setelah melakukan diskusi dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, keputusan tersebut ditunda hingga 9 Juli 2025.
“Meskipun demikian, pasar tetap berhati-hati karena Trump juga mengancam akan mengenakan tarif sebesar 25% terhadap iPhone yang dijual di AS tetapi tidak diproduksi di dalam negeri. Hal ini menimbulkan ketidakpastian terhadap kebijakan perdagangan secara keseluruhan,” jelas Pilarmas dalam risetnya, Senin (26/5/2025).
Menurut Pilarmas, seringnya penundaan kebijakan oleh Presiden Trump memberikan kesan adanya keraguan dalam pengambilan keputusan tarif, sehingga pasar tetap waspada terhadap perubahan kebijakan yang tidak dapat diprediksi.
Sentimen Dalam Negeri
Sementara itu, Pilarmas menyebut, sentimen dari dalam negeri, aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur panjang juga mewarnai perdagangan pada awal pekan ini. Meski demikian, terdapat beberapa katalis positif yang dapat menopang pasar, seperti arus masuk dana asing (capital inflow) dan rencana pemerintah untuk memberikan stimulus fiskal guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pilarmas menambahkan, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pada periode 19–22 Mei 2025, aliran modal asing ke pasar keuangan dalam negeri mencapai Rp14,73 triliun.
Dari sisi fiskal, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa pemerintah berencana menurunkan biaya transportasi, termasuk tiket kereta api, pesawat, kapal ferry, dan tarif tol, serta menurunkan tarif listrik hingga 50% selama musim liburan sekolah pada Juni–Juli 2025 guna mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan ZYRX, INRU, BAJA, AYLS, IOTF. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar BTEK, TAXI, FAST, TOTL, DADA.
Pilarmas merekomendasikan saham HOKI utnuk perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan HOKI buy dengan support dan resistance di 93 – 103,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






