Kamis, 14 Mei 2026

Centratama (CENT) dan Link Net Jalin Kemitraan Strategis Peluas Layanan

Penulis : Indah Handayani
28 Mei 2025 | 16:45 WIB
BAGIKAN
Centratama Telekomunikasi (CENT) jalin kemitraan strategis dengan Link Net (LINK) untuk memperluas layanan Fiber To The Home (FTTH) 
Sumber; IST
Centratama Telekomunikasi (CENT) jalin kemitraan strategis dengan Link Net (LINK) untuk memperluas layanan Fiber To The Home (FTTH) Sumber; IST

JAKARTA, investor.id - PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT), sebagai anak perusahaan dari EdgePoint Infrastructure, menjalin kemitraan strategis dengan PT Link Net Tbk (LINK) untuk memperluas layanan Fiber To The Home (FTTH) di seluruh lokasi Centratama di Indonesia.

Kemitraan ini diklaim bertujuan untuk meningkatkan stabilitas, memperluas jangkauan layanan internet Link Net, dan menghadirkan konektivitas yang lebih lancar dan andal baik bagi pelanggan di rumah maupun pelaku usaha di berbagai wilayah strategis di dalam negeri.

Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu (28/5/2025). Dengan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari kedua perusahaan, antara lain Suresh Sidhu (CEO EdgePoint Infrastructure), Raymond Yan (CEO Centratama), Jacopo Rigamonti (Chief Commercial & Sales Officer Centratama), Kanishka Gayan Wickrama (CEO Link Net), dan Yosafat Marhasak Hutagalung (Chief People and Corporate Affairs Link Net).

ADVERTISEMENT

CEO Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT) Raymond Yan mengatakan, kerja sama ini menunjukkan komitmen perseroan dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia dan membantu agar seluruh masyarakat Indonesia menjadi lebih terhubung. Sebagai perusahaan yang berfokus mendukung transformasi digital nasional, CENT menyediakan solusi infrastruktur yang dapat dikembangkan, andal, dan futuristik.

“Dengan menggabungkan cakupan layanan Centratama dan kapabilitas broadband unggulan Link Net, dapat mempercepat penyediaan layanan konektivitas berkualitas tinggi, khususnya di berbagai daerah yang berpotensi memiliki pertumbuhan tinggi, namun masih kurang terlayani,” ungkap Raymond dalam keterangan pers, Rabu (28/5/2025).

Perluas Layanan

CEO Link Net (LINK) Kanishka Gayan Wickrama menambahkan, kemitraan strategis ini merupakan langkah yang cukup signifikan dalam rangka memperluas cakupan dan meningkatkan keandalan layanan broadband perseroan. Dengan memanfaatkan infrastruktur Centratama yang tersebar luas, LINK akan memperkuat kapasitas operasional sekaligus menghadirkan layanan konektivitas yang lebih baik bagi banyak pelanggan di seluruh pelosok Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi ini tak hanya memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak, tetapi juga menjadi wujud nyata dari misi Link Net yaitu 'Menghubungkan Bangsa guna Menciptakan Kehidupan yang Lebih Baik'. “Sebagai dua pemain utama dalam industri infrastruktur digital Indonesia, kami berkomitmen untuk menciptakan layanan yang terintegrasi secara optimal dan aktif berkontribusi dalam mempercepat transformasi digital di dalam negeri, " ujarnya.

EdgePoint Infrastructure memiliki infrastruktur telekomunikasi di 15.800 lokasi yang berada di tiga negara Asia Tenggara yaitu Malaysia, Indonesia, dan Filipina. Dari jumlah tersebut, 11 ribu infrastruktur telekomunikasi dimiliki oleh CENT.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 33 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 42 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 60 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia