Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Menanjak, Optimisme Negosiasi Dagang AS dan China Jadi Penopang

Penulis : Indah Handayani
11 Jun 2025 | 04:54 WIB
BAGIKAN
ilustrasi perdagangan saham di Wall Strret (Foto: Brendan McDermid/ Reuters)
ilustrasi perdagangan saham di Wall Strret (Foto: Brendan McDermid/ Reuters)

Kepala Strategi Global di Freedom Capital Markets Jay Woods mengatakan, secara teknikal, saham-saham telah berhasil menembus level-level penting untuk kembali ke tren naik. “Di awal pekan ini, S&P 500 bahkan berada di atas garis tren turun dari level tertingginya tahun ini,” jelasnya.

Woods menambahkan, pergerakan tersebut mencerminkan pola saham teknologi lainnya yang sedang mencoba kembali ke rekor tertingginya. “Kabar baiknya, jika terjadi koreksi pun, arahnya terlihat terkendali dan justru membuka peluang entry yang menarik dari sisi risiko dan potensi imbal hasil,” papar Woods.

Meski begitu, sebagian investor tetap khawatir bahwa tarif yang masih berlaku bisa memicu inflasi dalam waktu dekat dan memberi tekanan pada pasar saham.

ADVERTISEMENT

Chief Investment Officer di Siebert Financial Mark Malek mengatakan, gambaran umumnya belum sepenuhnya jelas, tetapi tarif-tarif yang bisa diberlakukan tetap ada. Terlebih, The Fed khawatir dampak inflasi yang masih belum terlihat sepenuhnya.

“Berdasarkan struktur tarif saat ini, sektor otomotif, pakaian, dan makanan kemungkinan akan menjadi sektor pertama yang menunjukkan tekanan inflasi,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia