Wall Street Kompak Nyungsep Imbas Perang Dagang Trump yang Memanas
Pasar sempat menunggu pembaruan terkait tarif ke Uni Eropa pada Jumat, namun hingga penutupan bursa, belum ada pernyataan resmi dari Trump. Ketidakpastian inilah yang menambah tekanan di pasar.
Pelemahan indeks pada Jumat juga membuat ketiga indeks utama menutup minggu ini di zona merah. Dow Jones turun 1%, S&P 500 melemah 0,3%, dan Nasdaq terkoreksi tipis 0,1% dalam sepekan terakhir.
Baca Juga:
Harga Bitcoin (BTC) Kenapa Bisa Segini?“Awalnya investor bisa menyaring retorika perang dagang, tapi besarnya skala tarif terhadap salah satu mitra dagang utama seperti Kanada benar-benar mengejutkan,” ujar Kepala Strategi Pasar di B. Riley Wealth Management Art Hogan.
Pelaku pasar kini bersiap menghadapi musim laporan keuangan kuartal II yang dimulai pekan depan. Selain itu, data inflasi AS juga akan menjadi sorotan utama, terutama dalam konteks arah kebijakan suku bunga The Fed yang masih diperdebatkan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






