Jumat, 15 Mei 2026

Tarif Trump 19% untuk RI Jadi Bahan Bakar Tambahan IHSG 

Penulis : Indah Handayani
16 Jul 2025 | 10:56 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza

Terkait sektor pilihan, Aqil menyebut, saham sektor perbankan dan properti bisa menjadi pilihan investor jangka panjang. Mengingat adanya potensi pemangkasan BI Rate. Meskipun di saat yang sama, asing memilih keluar dari saham-saham perbankan ini.


Sedangkan untuk saham-saham emiten baru, Aqil mengatakan masih sangat menarik bagi para trader. Mengingat fluktuasinya kenaikan harga sahamnya yang sangat signifikan bahkan terus-terus menyentuh ARA.

“Hal itu terbukti masih banyak yang mengantri utnuk masuk di saham emiten baru tersebut,” tutupnya.   
 

ADVERTISEMENT

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia