Jumat, 15 Mei 2026

Sinyal CDIA Harganya Bisa ke Sini?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
30 Jul 2025 | 08:03 WIB
BAGIKAN
Karyawan tengah memantau pasar. (Investor Daily/David Gita Roza)
Karyawan tengah memantau pasar. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) diparkir stagnan di Rp 1.830 pada perdagangan Selasa (29/7/2025). Saham CDIA sempat naik ke Rp 1.950 tapi akhirnya ditutup kembali stagnan.

Sejumlah 282,97 juta saham Chandra Daya Investasi diperdagangkan, frekuensi 74.300 kali, dan nilai transaksi Rp 528,28 miliar. Saham emiten Prajogo Pangestu ini ada yang borong. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, CDIA mencetak net buy Rp 43,7 miliar.

Saham emiten Prajogo Pangestu ini juga laris ditransaksikan di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin. Total 2,5 juta lot saham ditransaksikan dengan total nilai Rp 231,2 miliar. Sehingga harga rata-rata per sahamnya Rp 932.

ADVERTISEMENT

Sempat diberitakan kemarin, range harga saham Chandra Daya Investasi (CDIA) di pasar nego antara Rp 300-2.200. Apakah itu menjadi sinyal harga saham CDIA bisa tembus ke Rp 2.200?

Market Cap

Kini, nilai kapitalisasi pasar alias market cap Chandra Daya Investasi tembus Rp 228,43 triliun. Ada di nomor 13 dalam daftar emiten dengan market cap terbesar di BEI. Menyalip perusahaan afiliasinya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan market cap Rp 182 triliun. Padahal saat listing perdana, market cap CDIA masih Rp 23,71 triliun.

Saham Chandra Daya Investasi sempat diborong petingginya. Komisaris CDIA Andre Khor Kah Hin belanja 15 juta saham CDIA di Rp 800 per saham pada 18 Juli 2025. Sehingga nilai keseluruhan transaksi Rp 12 miliar. Sebelum transaksi, Andre Khor tak memiliki sama sekali saham Chandra Daya Investasi. Setelah transaksi, ia jadi menggengga 0,012% saham.

Sebelumnya, direktur Chandra Daya Investasi (CDIA), Fransiskus Ruly Aryawan dan Jonathan Kandinata, masing–masing membeli 5 juta saham CDIA dengan harga rata–rata Rp 800 per saham pada 17 Juli 2025. Total nilai transaksi keduanya mencapai Rp 8 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia