Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Pulih, Pasar Cemaskan Gelombang Tarif Baru AS

Penulis : Indah Handayani
31 Jul 2025 | 11:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia kembali menguat pada Kamis (31/7/2025), setelah sempat terperosok ke posisi terendah dalam sebulan pada perdagangan sehari sebelumnya. Kenaikan ini ditopang oleh kekhawatiran pasar atas ketidakpastian perdagangan global.

Dikutip dari Reuters, hal itu menyusul serangkaian pengumuman tarif baru oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Harga emas hari ini terlihat naik 0,64% di level US$ 3.296 per ons pada saat berita ini ditulis. Sehari sebelumnya, emas sempat jatuh ke titik terendah sejak 30 Juni di level US$ 3.267,79. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS justru turun tipis 0,2% ke US$ 3.287.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Reuters, analis Pasar KCM Trade Tim Waterer menjelaskan, harga emas di bawah US$ 3.300 kembali menarik minat beli pelaku pasar karena dianggap sebagai peluang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

“Ancaman tarif tambahan dari Trump meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven,” ujarnya.

Pada Rabu (30/7/2025), Trump mengumumkan sederet kebijakan tarif, termasuk mengakhiri pengecualian untuk pengiriman barang bernilai kecil dari luar negeri, serta mengenakan tarif 15% terhadap produk impor dari Korea Selatan.

Trump juga mengumumkan tarif 25% atas produk asal India mulai Jumat (1/8/2025) dan menyatakan optimisme atas pembicaraan dagang dengan China.

Suku Bunga The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia