Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Pulih, Pasar Cemaskan Gelombang Tarif Baru AS

Penulis : Indah Handayani
31 Jul 2025 | 11:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

Di sisi lain, The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya, dan komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell turut mengurangi ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga pada September mendatang.

Secara historis, emas dikenal sebagai aset safe haven yang kinerjanya cenderung positif saat ketidakpastian meningkat dan suku bunga rendah.

“Level support di kisaran US$ 3.250 kini menjadi area kunci untuk menjaga agar harga tidak jatuh lebih dalam. Jika tertembus, potensi penurunan menuju US$ 3.200 terbuka lebar,” tambah Waterer.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pasar kini menanti data indeks harga PCE inti AS yang akan dirilis malam nanti. Survei Reuters memperkirakan kenaikan 0,3% secara bulanan dan 2,7% secara tahunan.

Sedangkan harga logam mulia lainnya, yaitu perak tercatat turun 0,3% ke US$ 37 per ons, platinum naik 0,6% ke US$ 1.320,98, dan palladium melonjak 2,5% ke US$ 1.234,77. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia