Harga Emas Melonjak 2% Lebih Usai Data Ketenagakerjaan AS Melemah
NEW YORK, investor.id – Harga emas melonjak 2% lebih dan menyentuh level tertinggi dalam sepekan pada Jumat (1/8/2025). Setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Dikutip dari CNBC internasional, ditambah lagi pengumuman tarif baru oleh AS juga mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.
Harga emas spot tercatat naik 2,24% ke level US$ 3.363,48 per ons, tertinggi sejak 25 Juli. Sepanjang pekan, harga emas menguat 0,4%. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup naik 1,9% ke level US$ 3.413,4 per ons.
“Data payroll di bawah ekspektasi, meski sedikit lebih baik dibandingkan prediksi pasar sebelumnya. Ini meningkatkan kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga di akhir tahun,” ujar Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek.
Emas, sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset), cenderung menguat di tengah lingkungan suku bunga rendah.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, pertumbuhan lapangan kerja (nonfarm payrolls) hanya bertambah 73 ribu pekerjaan pada Juli, jauh di bawah ekspektasi, setelah revisi turun pada data Juni menjadi hanya 14 ribu pekerjaan.
Suku Bunga The Fed
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






