Harga Emas Melonjak 2% Lebih Usai Data Ketenagakerjaan AS Melemah
Saat ini, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga dua kali hingga akhir tahun, dimulai pada September mendatang.
Awal pekan ini, The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%–4,5%. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan, pihaknya belum mengambil keputusan apa pun untuk bulan September.
“Kondisinya cukup kompleks. Di satu sisi ada tekanan inflasi dari tarif dan upah, tapi di sisi lain data ketenagakerjaan mengecewakan. Jika The Fed memangkas suku bunga dalam situasi seperti ini, dampaknya akan sangat positif bagi emas,” tambah Melek.
Di sisi perdagangan global, Presiden AS Donald Trump kembali mengumumkan gelombang tarif baru terhadap puluhan mitra dagang, termasuk Kanada, Brasil, India, dan Taiwan. Langkah ini memicu gejolak pasar global, seiring upaya negara-negara tersebut mendorong negosiasi untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih baik.
Ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik semacam ini biasanya menjadi katalis penguatan harga emas sebagai aset safe haven.
Sementara itu, harga perak naik 0,7% menjadi US$ 36,98 per ons, platinum naik 1,6% ke US$ 1.309,27, dan palladium menguat 1% ke US$ 1.203,52 per ons. Namun, ketiga logam tersebut tetap mencatatkan pelemahan secara mingguan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






