Harga Emas Ramalan Barunya Begini
JAKARTA, investor.id - Harga emas kembali mendapat dorongan pada sesi perdagangan Amerika Utara, menguat tipis setelah para pelaku pasar mulai menimbang kemungkinan Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang.
Spekulasi ini, yang kian menguat setelah revisi data Nonfarm Payrolls (NFP) Mei–Juni menunjukkan angka pekerjaan lebih lemah dari perkiraan, berhasil menggerakkan XAU/USD ke level US$ 3.381 per troy ounce naik sekitar 0,20% dari penutupan sehari sebelumnya.
Selain itu, sorotan kini tertuju pada penunjukan Gubernur The Fed baru oleh Presiden AS Donald Trump, yang dipandang dapat mempercepat langkah pelonggaran moneter.
Dari sisi teknikal, menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, menyoroti sinyal bullish yang masih hidup pada grafik XAU/USD dan mencatat bahwa pola candlestick harian diiringi moving average jangka pendek yang terus menanjak menunjukkan tren kenaikan masih berpeluang berlanjut.
“Catat level US$ 3.389 sebagai target resistance pertama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (6/8/2025). Namun ia juga mengingatkan, apabila koreksi menekan dan membuyarkan tekanan beli, support di sekitar US$ 3.353 menjadi area kunci yang harus dipertahankan agar momentum positif tidak tergerus. Disebut pula, emas berpeluang tembus level psikologis US$ 3.400
Faktor Fundamental
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






