Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Ramalan Barunya Begini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
6 Aug 2025 | 11:04 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas 
Sumber; AP
ilustrasi harga emas Sumber; AP

Faktor fundamental semakin mengokohkan prospek bullish emas. Pasar kini menilai ada peluang 92% bahwa The Fed akan melakukan pemotongan suku bunga pada September mendatang, setelah revisi NFP bulan Juli mengejutkan banyak pihak.

Data ISM terbaru juga mengindikasikan perlambatan sektor jasa pada Juli, sementara defisit perdagangan AS menyusut pada Juni, menambah alasan bagi The Fed untuk meredam biaya pinjaman.

Di tengah itu, langkah Presiden Trump membuka ruang bagi calon pengganti Ketua Fed bisa menjadi katalis tambahan. Sementara itu, paket tarif impor yang akan berlaku mulai 7 Agustus diprediksi rata-rata mencapai 18,3% menurut Yale Budget Lab memberi sentimen bahwa emas tetap menjadi lindung nilai utama.

Dinamika pasar global turut memengaruhi pergerakan bullion. Indeks MSCI All-Country World berhasil memutus rentetan enam hari penurunan, sedangkan MSCI Asia Pasifik naik sekitar 0,6%.

Di Jepang, Nikkei 225 melaju dengan tambahan 280 poin, sementara indeks saham Eropa STOXX 50 dan STOXX 600 masing-masing menguat 0,4%. FTSE 100 pun bergerak dekat rekor tertingginya di 9.150. Sementara di AS, Indeks Dolar (DXY) sempat menguat tipis ke 98,91—menambah beban pada emas—namun aksi beli di Wall Street tetap agresif: S&P 500 melonjak 1,5%, Dow Jones naik 585 poin, dan Nasdaq Composite menguat 1,9%.

Mengacu pada berbagai indikator makro dan teknikal tersebut, Andy Nugraha menekankan pentingnya manajemen risiko yang disiplin. Trader disarankan memantau rentang pergerakan US$ 3.353 – US $3.389 sebagai acuan utama hari ini.

“Penembusan di luar level tersebut akan menjadi sinyal kuat bagi kelanjutan tren jangka pendek XAU/USD,” pungkasnya.

Dengan agenda ekonomi pekan ini yang padat mulai dari laporan Klaim Pengangguran hingga pidato pejabat The Fed fleksibilitas dalam menyesuaikan posisi trading tetap menjadi kunci keberhasilan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 9 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia