Saham AADI Mulai Diburu
JAKARTA, investor.id – Sejumlah saham masuk indeks MSCI, tapi hanya saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang diburu oleh investor asing. AADI berhasil masuk MSCI Indonesia Small Cap.
Pada perdagangan Jumat (8/8/2025) atau setelah MSCI Inc mengumumkan evaluasi indeks saham Global Standard, Small Cap, dan Micro Cap, asing terpantau mengakumulasi saham AADI di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan transaksi beli bersih (net buy) senilai Rp 73,5 miliar.
Net buy asing di saham AADI merupakan terbanyak kedua, setelah saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang mengalami net buy sebesar Rp 78,6 miliar – berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (10/8/2025).
AADI merupakan satu-satunya konstituen baru indeks MSCI yang masuk daftar 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan Jumat (8/8).
Secara akumulasi dalam sepekan terakhir atau periode 4-8 Agustus 2025, net buy asing pada saham AADI di pasar reguler BEI mencapai Rp 233,9 miliar atau terbesar ketiga – setelah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan net buy Rp 339 miliar dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp 261,5 miliar.
Nasib CUAN dan DSSA
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berhasil masuk indeks MSCI Indonesia Global Standard. Namun, investor asing terpantau melepas saham CUAN dan DSSA.
Pada perdagangan Jumat (8/8/2025), asing tampak agresif melego saham CUAN di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 251,1 miliar atau terbesar.
Asing juga banyak menjual saham DSSA dengan net sell senilai Rp 122,4 miliar atau terbesar kedua, berdasarkan data Stockbit Sekuritas.
Rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) ini sendiri akan efektif pada 27 Agustus 2025. Selain memasukkan saham CUAN dan DSSA, MSCI Inc juga mengeluarkan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dari indeks MSCI Indonesia Global Standard.
ADRO harus rela masuk ke MSCI Indonesia Small Cap. Selain ADRO, sejumlah saham juga masuk yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
Sedangkan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Panin Financial Tbk (PNLF) keluar dari MSCI Indonesia Small Cap.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






