Ada yang Rajin Serok Saham Telkom (TLKM)
Telkom (TLKM) – dengan kepemimpinan baru – memang tengah menata ulang strategi bisnisnya. TLKM meluncurkan agenda transformasi untuk 3-5 tahun yang dibangun di atas empat pilar, yaitu keunggulan operasional, perampingan bisnis, pembukaan nilai aset, dan pergeseran menjadi strategic holding.
Fokus utama TLKM adalah alokasi modal yang disiplin, dengan capex tahunan Rp 6 triliun dan target pengurangan capex yang didorong oleh pendekatan investasi berbasis internal rate of return (IRR). Perseroan beralih ke inisiatif berdampak besar, sedangkan inisiatif warisan ‘Five Bold Moves’ tetap dilanjutkan dengan penekanan lebih kuat pada eksekusi.
“Tujuan akhir dari strategi ini adalah menyederhanakan portofolio agar fokus pada segmen B2C dan infrastruktur B2B dalam jangka pendek,” jelas Kafi dan Erindra.
Dengan fokus yang lebih tajam pada profitabilitas dan efisiensi, serta monetisasi aset yang sedang berjalan, TLKM memiliki kapasitas re-investasi yang memadai – tercermin dari rasio net debt to EBITDA kuartal I-2025 yang hanya 0,5 kali.
Posisi leverage yang rendah itu mendukung potensi ekspansi TLKM di segmen inti B2C, infrastruktur B2B, dan solusi TI.
Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham TLKM dengan target harga Rp 3.500. Hal itu didukung oleh perbaikan harga di industri yang sedang berlangsung dan progres dalam penyederhanaan produk.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






