Jumat, 15 Mei 2026

Ada yang Rajin Serok Saham Telkom (TLKM)

Penulis : Jauhari Mahardhika
10 Aug 2025 | 11:14 WIB
BAGIKAN
Karyawan tengah memantau pasar di dealing room BNI. (Investor Daily/David Gita Roza)
Karyawan tengah memantau pasar di dealing room BNI. (Investor Daily/David Gita Roza)

Telkom (TLKM) – dengan kepemimpinan baru – memang tengah menata ulang strategi bisnisnya. TLKM meluncurkan agenda transformasi untuk 3-5 tahun yang dibangun di atas empat pilar, yaitu keunggulan operasional, perampingan bisnis, pembukaan nilai aset, dan pergeseran menjadi strategic holding.

Fokus utama TLKM adalah alokasi modal yang disiplin, dengan capex tahunan Rp 6 triliun dan target pengurangan capex yang didorong oleh pendekatan investasi berbasis internal rate of return (IRR). Perseroan beralih ke inisiatif berdampak besar, sedangkan inisiatif warisan ‘Five Bold Moves’ tetap dilanjutkan dengan penekanan lebih kuat pada eksekusi.

“Tujuan akhir dari strategi ini adalah menyederhanakan portofolio agar fokus pada segmen B2C dan infrastruktur B2B dalam jangka pendek,” jelas Kafi dan Erindra.

ADVERTISEMENT

Dengan fokus yang lebih tajam pada profitabilitas dan efisiensi, serta monetisasi aset yang sedang berjalan, TLKM memiliki kapasitas re-investasi yang memadai – tercermin dari rasio net debt to EBITDA kuartal I-2025 yang hanya 0,5 kali.

Posisi leverage yang rendah itu mendukung potensi ekspansi TLKM di segmen inti B2C, infrastruktur B2B, dan solusi TI.

Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham TLKM dengan target harga Rp 3.500. Hal itu didukung oleh perbaikan harga di industri yang sedang berlangsung dan progres dalam penyederhanaan produk.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia