Laba BCA (BBCA) Juli 2025
JAKARTA, investor.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mencatat laba bersih bank only sebesar Rp 4,81 triliun pada Juli 2025. Angka ini turun 1,91% secara tahunan (year on year/yoy).
Meski begitu, kinerja sepanjang Januari-Juli 2025 tetap impresif. Laba bersih kumulatif BCA tumbuh 10,55% yoy menjadi Rp 34,70 triliun. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan kredit dan pendapatan bunga yang baik, meskipun bank menghadapi tekanan pada beban provisi dan tantangan likuiditas.
Menurut laporan keuangan BCA yang dikutip pada Minggu (17/8/2025), pertumbuhan kredit masih sangat tinggi, naik 10,95% yoy menjadi Rp 923,51 triliun hingga Juli 2025. Angka ini jauh di atas rata-rata perbankan nasional yang hanya tumbuh 7,77% yoy (berdasarkan data Bank Indonesia Juni 2025). Kinerja kredit ini bahkan melampaui target manajemen BCA yang mematok pertumbuhan 6–8% untuk tahun ini.
Hasilnya, pendapatan bunga BCA meningkat 6,14% yoy menjadi Rp 53,79 triliun, sementara beban bunga naik 7,65% yoy menjadi Rp7,24 triliun. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) berhasil naik 5,91% menjadi Rp 46,55 triliun.
Kinerja tersebut sejalan dengan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang juga terjaga di level 5,73%, masih dalam rentang target BCA yaitu 5,7–5,8%.
Baca Juga:
Kinerja Moncer, BBCA Tak Revisi RBBSementara itu, beban provisi BCA naik signifikan yaitu 64,62% yoy menjadi Rp 1,91 triliun dalam tujuh bulan. Peningkatan ini menunjukkan langkah mitigasi dini terhadap potensi pemburukan aset di masa depan. Hal tersebut tercermin dari rasio cost of credit (CoC) yang naik dari 0,23% pada Juni menjadi 0,42% pada Juli, meskipun untuk periode Januari-Juli 2025 masih terjaga di 0,36%, sesuai target BCA sebesar 0,3%.
Selain itu, pendapatan komisi/fee BCA tumbuh 7,87% yoy menjadi Rp 10,97 triliun dalam tujuh bulan, ikut berkontribusi positif terhadap laba perusahaan.
Penguasa Dana Murah
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






