Laba BCA (BBCA) Juli 2025
BCA secara bank only mencatat total aset mencapai Rp 1.466,75 triliun, liabilitas 1.208,99 triliun, dan ekuitas Rp 257,75 triliun per Juli 2025. Sehingga ROA dan ROE masing-masing sebesar 4,10% dan 23,64, juga di atas sasaran 3,6–3,8% dan 21–23%.
Sementara dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 5,57% yoy menjadi sebesar Rp 1.162,05 triliun. Secara komposisi giro, tabungan, dan deposito yaitu masing-masing sebesar Rp 381,96 triliun (+10,88% yoy), Rp 587,21 triliun (+4,89% yoy), dan Rp 192,87 triliun (-1,78% yoy).
Dari komposisi yang seperti itu BCA masih jadi salah satu bank yang menguasai dana murah di Indonesia dengan pertumbuhan 7,17% yoy menjadi Rp 969,18 triliun. Rasio dana murah (current account saving account/CASA) semakin solid yaitu sebesar 83,40% per Juli 2025.
Meski demikian, laju kencang penyaluran kredit belum sejalan diikuti perkembangan DPK yang cukup memadai. Sehingga salah satu indikator likuiditas yaitu loan to deposit ratio (LDR) masih cukup menantang di posisi 79,47% pada Juli, kendati memang relatif lebih baik dari beberapa bulan sebelumnya.
Adapun saham BBCA pada perdagangan Jumat (16/8/2025) terkontraksi 0,85% ke posisi 8.700. Saham BBCA juga tercatat masih turun -10,08% secara year to date (ytd) dari akhir tahun lalu yang sempat bertengger di level 9,925.
Baca Juga:
BBCA DiincarEditor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






