Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 29 Agustus 2025

Penulis : Indah Handayani
29 Aug 2025 | 15:22 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Ilustrasi Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup rontok pada Jumat (29/8/2025). Pelemahan itu terjadi karena tertekan ketegangan sosial dan politik dalam negeri yang memanas.

Rupiah hari ini ditutup ambles sebesar 147 poin (0,9%) ke level Rp 16.499,5. Sedangkan indeks dolar terlihat naik 0,11% menjadi 97,92. Nilai tukar rupiah ke dolar AS sempat menguat sebesar 15,5 poin (0,09%) ke level Rp 16.352,5 pada Kamis (28/8/2025).

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, ketegangan sosial dan politik dalam negeri yang memanas sejak Kamis (28/8/2025) terus akan memanas. Apalagi bumbu-bumbu sebelumnya dimana pemerintah akan memberikan tunjangan untuk perumahan terhadap DPR, ini pun juga membuat satu ketegangan tersendiri.

ADVERTISEMENT

Apalagi bersamaan dengan mantan aktivis 98 yang sebagai pejabat di pemerintahan melakukan korupsi yang cukup masif, yang sebelumnya selalu memberikan slogan, 'Siapapun pejabat pemerintah yang koruptor harus dihukum mati tanpa kecuali', namun kenyataannya orang yang begitu vokal terkena OTT KPK.

"Carut-marut ini yang membuat pasar sedikit apatis terhadap perpolitikan di Indonesia," ungkap Ibrahim, Jumat (29/8/2025). 

Menurut Ibrahim, semakin panasnya kondisi sosial dan politik di Indonesia imbas adanya korban jiwa pada aksi demonstrasi. Kabar adanya korban jiwa ini mulai ramai di kalangan masyarakat sejak malam tadi sehingga menyebabkan kondisi demonstrasi semakin tereskalasi.

Selain itu, lanut dia, birokrasi yang kental dengan kolusi dan nepotisme, membuat kecemburuan tersendiri bagi para profesional lainnya yang selama ini masih belum memiliki job, sehingga wajar ketimpangan semakin tajam dalam pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini.

Tidak hanya itu, Ibrahim menegaskan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini juga karena sentimen eksternal yaitu data dari AS menunjukkan bahwa ekonomi tumbuh dengan pesat, melampaui proyeksi dan pembacaan awal untuk kuartal II-2025.

"Selain itu, jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran menurun, sebuah tanda kekuatan di pasar tenaga kerja," jelasnya.

Data Penting AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia