AADI Lampaui Ekspektasi, Harga Wajarnya Masih Jauh Sekali
Adaro Andalan Indonesia (AADI) bakal diuntungkan oleh perubahan tarif royalti batu bara, lantaran memegang izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Ini menjadi katalis kuat saham AADI, terlebih saham ini masuk indeks LQ45 dan MSCI Indonesia Small Cap.
Phintraco Sekuritas mematok harga wajar saham AADI sebesar Rp 10.200. Harga wajar tersebut mencerminkan PER dan PBV masing-masing sebesar 4,7 kali dan 1,26 kali.
Pada perdagangan Jumat (29/8/2025), saham AADI terkoreksi 1% ke level Rp 6.900. Dalam sepekan terakhir, AADI menguat 1,1%. Namun, selama sebulan melemah 1,7% dan year to date (ytd) anjlok 18,5%.
Dengan demikian, selisih antara harga saham AADI di pasar dan harga wajarnya masih jauh sekali. Mencerminkan potensi cuan sebesar 47,8%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





