Jumat, 15 Mei 2026

Asing Mulai Putar Haluan, Saham Ini Jadi Bulan-bulanan

Penulis : Jauhari Mahardhika
31 Aug 2025 | 16:11 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham melalui aplikasi. Investor Daily/David Gita Roza
Investor memantau pergerakan saham melalui aplikasi. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – Investor asing terpantau mulai kembali melego saham secara agresif di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring situasi keamanan dan politik di dalam negeri yang tidak kondusif. Saham BBCA dan ADRO kena hantam dan menjadi bulan-bulanan.

Selama sepekan terakhir, yaitu periode 25-29 Agustus 2025, investor asing sebetulnya mencetak transaksi beli bersih (net buy) saham di seluruh pasar sebesar Rp 1,49 triliun.

Namun, pada Jumat (29/8/2025), terjadi transaksi jual bersih (net sell) asing di seluruh pasar dengan nilai yang besar mencapai Rp 1,12 triliun, saat situasi keamanan makin memburuk. Sehari sebelumnya, Kamis (28/8), net sell asing sebesar Rp 278,7 miliar.

ADVERTISEMENT

Aksi putar haluan itu menyebabkan total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini kembali jebol angka Rp 50 triliun, tepatnya menjadi Rp 50,9 triliun – berdasarkan data BEI.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Jumat (29/8) ambles 121,5 poin (1,5%) ke level 7.830,4.

Investor asing banyak melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di pasar reguler dengan net sell senilai Rp 1,12 triliun, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (31/8/2025).

Selain saham BBCA, asing juga banyak menjual saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net sell sebesar Rp 169,3 miliar.

Kemudian, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Net sell asing pada saham WIFI sebesar Rp 142,2 miliar dan ADRO Rp 109,3 miliar.

BBCA dan ADRO 

Dengan demikian, BBCA dan ADRO menjadi saham yang paling banyak dilego oleh investor asing di pasar reguler BEI dalam sepekan terakhir.

Selama periode 25-29 Agustus 2025, net sell pada saham BBCA mencapai Rp 2,8 triliun dan ADRO sebesar Rp 926,4 miliar.

Sebaliknya, investor asing memborong saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan net buy di pasar reguler senilai Rp 2,3 triliun dalam sepekan terakhir.

Selain saham AMMN, asing juga memburu saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Net buy pada saham CUAN mencapai Rp 942,2 miliar dan BBRI sebesar Rp 935,9 miliar.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia