Jumat, 15 Mei 2026

Pastikan Perdagangan Normal, BEI dan Menko Perekonomian Bakal Bicara Pagi Ini

Penulis : Indah Handayani
1 Sep 2025 | 04:56 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dok. B Universe Photo)
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dok. B Universe Photo)

JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan beroperasi normal pada Senin (1/9/2025). Tidak hanya itu, manajemen akan menggelar Konferensi Pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Main Hall BEI, Jakarta, pada pagi ini.

"Dapat kami beritahukan bahwa BEI pada Senin (1/9/2025) akan beroperasi secara normal. BEI senantiasa berkomitmen untuk menjaga aktivitas pasar modal Indonesia tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Tidak hanya itu, Kautsar juga mengatakan, manajemen BEI akan menggelar konferensi pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia bersama Menko Perekonomian pada Senin pukul 08.30 WIB di Main Hall BEI, Jakarta. Sebelumnya, manajemen BEI sempat berencana menggelar konferensi pers secara online pukul 13.00–14.30 WIB.  

ADVERTISEMENT

Pada perdagangan Jumat (29/8/2025), IHSG ditutup anjlok 121,6 poin (1,53%) di level 7.830,49, turun 0,36% dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya di level 7.858,8.

Tercatat sebanyak 122 saham terpantau naik, 610 saham turun, dan 70 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 22,74 triliun. Volume perdagangan sebanyak 51,56 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2.507.930 kali.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG ambyar karena pasar cemas efek demo yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. pasar mempertimbangkan situasi keamanan pasca demonstrasi yang kurang kondusif pasca demonstrasi 25 dan 28 Agustus dan insiden demonstrasi yang rusuh.

“Tentunya ini berdampak pada stabilitas keamanan nasional dan juga stabilitas politik dalam negeri,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (29/8/2025).

Pada Kamis (28/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025), aksi unjuk rasa dilakukan di berbagai daerah Indonesia, yang mana di beberapa lokasi aksi berujung dengan kericuhan ataupun tindakan anarkisme.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia