Saham BBCA Diserok
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melemah lagi di sesi I perdagangan Senin (1/9/2025). Di sekitar pukul 09.46 WIB, saham ini ada di Rp 7.900 atau minus 2,17%.
Tercatat sudah sebanyak 225,69 juta saham BBCA ditransaksikan, frekuensi 62.982 kali, dan nilai transaksi Rp 1,76 triliun. Nilai transaksi saham BBCA tertinggi di antara saham-saham lainnya.
Saat harga saham Bank Central Asia memerah, ternyata saham ini diserok. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BBCA mencatatkan net buy Rp 222,8 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy.
Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menunjukkan ketahanan yang solid dan kekuatan strategi di tengah tantangan di sektor perbankan. Hal itu tampak dari laporan terbaru kinerja BBCA (bank only). Selama Januari-Juli 2025, BCA (BBCA) mencetak laba bersih (bank only) sebesar Rp 34,7 triliun atau meningkat 10,5% yoy.
KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham BCA (BBCA). Target harga saham BBCA berbasis gordon growth model (GGM) sebesar Rp 11.080. Target harga tersebut mencerminkan estimasi P/B 2025 sebesar 4,8 kali.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






