Jumat, 15 Mei 2026

Saham BBCA Diserok

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Sep 2025 | 09:49 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. (Dok. B-Universe Photo)
Ilustrasi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melemah lagi di sesi I perdagangan Senin (1/9/2025). Di sekitar pukul 09.46 WIB, saham ini ada di Rp 7.900 atau minus 2,17%.

Tercatat sudah sebanyak 225,69 juta saham BBCA ditransaksikan, frekuensi 62.982 kali, dan nilai transaksi Rp 1,76 triliun. Nilai transaksi saham BBCA tertinggi di antara saham-saham lainnya.

Saat harga saham Bank Central Asia memerah, ternyata saham ini diserok. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BBCA mencatatkan net buy Rp 222,8 miliar, tertinggi di antara saham-saham net buy.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menunjukkan ketahanan yang solid dan kekuatan strategi di tengah tantangan di sektor perbankan. Hal itu tampak dari laporan terbaru kinerja BBCA (bank only). Selama Januari-Juli 2025, BCA (BBCA) mencetak laba bersih (bank only) sebesar Rp 34,7 triliun atau meningkat 10,5% yoy.

KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham BCA (BBCA). Target harga saham BBCA berbasis gordon growth model (GGM) sebesar Rp 11.080. Target harga tersebut mencerminkan estimasi P/B 2025 sebesar 4,8 kali.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia