Dirut BEI Tegaskan IHSG Punya Fundamental Bagus
JAKARTA, investor.id - Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menegaskan, fundamental Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih positif. Meskipun sempat terjun 3.5% pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/9/2025).
"Kondisi pasar itu kan ada dua hal, fundamental dan persepsi. MSCI kita malah nambah emiten, jadi fundamental kita bagus. Yang terjadi adalah perubahan persepsi investor asing," ucap Iman usai konferensi pers di BEI Jakarta, pada Senin (1/9/2025).
Meskipun pasar khawatir akan penurunan tajam hari ini, Iman mengatakan pihaknya belum berencana merevisi kebijakan trading halt. Saat ini BEI menetapkan peraturan trading halt selama 30 menit jika indeks mengalami penurunan 8%.
Terakhir Kali trading halt terjadi pada 8 April lalu pasca Donald Trump mengumumkan tarif perdagangan 10% terhadap barang asal Indonesia. "Belum," ucap Iman.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, dinamika sosial dan politik yang terjadi sejak akhir pekan lalu hanya akan berdampak sementara terhadap pasar.
Airlangga memahami, adanya kekhawatiran di tengah masyarakat maupun investor, terutama setelah aksi unjuk rasa berlangsung selama empat hari berturut-turut.
“Dengan fundamental ekonomi yang solid, pemerintah yakin dinamika sosial-politik yang terjadi hanya bersifat jangka pendek. Untuk jangka menengah dan panjang, kami terus mendorong optimisme,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2025).
Ketahanan Ekonomi Kuat
Airlangga memaparkan, ketahanan ekonomi Indonesia saat ini tetap kuat. Pada kuartal II-2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,12%. Indeks PMI Manufaktur juga kembali ke level ekspansi dengan capaian 51,5.
Menurut Airlangga, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan jelas agar pemerintah terus memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk kelompok kecil dan tertinggal, sekaligus menjaga persatuan nasional.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih berada dalam jalur positif,” katanya.
Airlangga juga berpesan agar emiten dan investor pasar modal tetap bersinergi menjaga kondisi pasar yang kondusif. Ia menegaskan pemerintah memiliki kapasitas dan komitmen untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.
“Cadangan devisa per Juli masih relatif baik di angka US$ 152 miliar, aktivitas ekspor-impor terjaga, sistem perbankan nasional sehat, dan koordinasi fiskal, moneter, serta sektor riil berjalan selaras. Dengan fundamental yang kuat, volatilitas jangka pendek tidak akan mengganggu perencanaan ekonomi kita,” tegas Airlangga.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






