Laba Melonjak 377%, Siap-siap Aksi Emiten Aguan
JAKARTA, investor.id - Emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 dijadwalkan menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD III) atau private placement pada Selasa (2/9/2025) ini.
PIK2 menerbitkan sebanyak 20.906.000 saham baru yang akan diserap seluruhnya oleh PT Multi Artha Pratama (MAP), entitas Agung Sedayu dan Salim Group. Harga pelaksanannya Rp 14.350 per saham. Sehingga nilai keseluruhan transaksi private placement emiten yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma atau Aguan ini sejumlah Rp 300 miliar. Pelaksanaan private placement tanggal 2 September 2025 dan efektif tercatat di BEI pada 3 September 2025.
PIK2 (PANI) memiliki keyakinan bahwa dapat segera memperoleh dana hasil pelaksanaan PMTHMETD III di mana dapat langsung merealisasikan rencana bisnis sesuai dengan target penggunaan dana, khususnya untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kelangsungan kegiatan usaha entitas anak. Entitas anak yang dimaksud adalah PT Cahaya Inti Sentosa, PT Panorama Eka Tunggal, dan PT Karunia Utama Selaras, entitas anak yang dimiliki sebesar 99% ke atas sahamnya oleh PIK2 (PANI).
MAP, investor di private placement kali ini juga merupakan pengendali PANI dengan kepemilikan 15.181.250.535 (89,917%) saham. Adapun publik per 31 Juli 2025 menggenggam 1.702.344.965 saham (10,08%) saham. Sehingga total saham tercatat PANI di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum private placement 16.883.595.500 saham.
Setelah aksi private placement, jumlah saham PANI yang tercatat di BEI jadi 16.904.501.500 saham. Di mana Multi Artha Pratama nantinya menguasai 15.202.156.535 (89,929%) saham. Sedangkan publik jumlahnya tetap 1.702.344.965 saham tapi dari persentase sedikit terdilusi ke posisi 10,07% saham.
Saham PIK2 (PANI) pada perdagangan Senin (1/9/2025) ditutup menguat 1,48% ke Rp 15.425. Sebanyak 18,06 juta saham ditransaksikan, frekuensi 11.165 kali, dan nilai transaksi Rp 272,5 miliar. Saham ini diakumulasi. Di mana broker Mandiri Sekuritas mencatatkan net buy Rp 36,6 miliar.
Laba Melonjak 377% Kuartalan
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






