Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Loyo, Pasar Lagi Deg-degan
JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) loyo pada Kamis (4/9/2025). Pasar tengah menanti data ekonomi AS selama dua hari ke depan.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 11.13 WIB di pasar spot exchange, rupiah hari ini terlihat melemah sebesar 21 poin (0,13%) ke level Rp 16.436,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% di level 98,22.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memprediksi, nilai tukar (kurs) rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.350-16.450 per dolar AS perdagangan hari ini, di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap data ekonomi AS.
“Investor masih cenderung wait and see data-data ekonomi AS selama dua hari ke depan. Selain itu, walau sell-off obligasi di negara ekonomi utama dunia mereda, namun masalah yang memicu fiskal dan politik belum hilang,” ujar Lukman dikutiip dari Antara, Kamis (4/9/2025).
Menurut Lukman, selama sepekan pelaku pasar akan menantikan data Purchasing Managers' Index (PMI) Jasa AS yang akan dirilis pada Kamis, serta data ketenagakerjaan atau Non-Farm Payrolls (NFP) AS pada Jumat (5/9/2025).
Melansir laporan S&P Global pada Selasa (2/9), PMI Manufaktur AS diproyeksikan akan mencapai 53,0 pada Agustus 2025, atau meningkat dari sebelumnya 49,8 pada Juli 2025, serta menandai peningkatan terkuat sejak Mei 2022.
Manufaktur AS Membaik
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






