Kamis, 14 Mei 2026

Pengendali Gencar Serok Saham CYBR

Penulis : Erta Darwati
9 Sep 2025 | 08:06 WIB
BAGIKAN
Due Diligence Meeting & Public Expose terkait penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR).
Due Diligence Meeting & Public Expose terkait penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR).

JAKARTA, investor.id - Pengendali sekaligus Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) Patrick Rudolf Dannacher gencar menambah porsi kepemilikan sahamnya di perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Patrick kembali menyerok saham CYBR dengan transaksi pembelian sebanyak 100.000 lembar saham atau setara 0,002% saham CYBR dengan harga Rp 950 per saham, pada 4 September 2025.

“Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” kata Direktur CYBR Doni Mora dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

Transaksi beli saham tersebut membuat Patrick Rudolf Dannacher perlu merogoh kocek sebesar Rp 95 juta.

Setelah transaksi pembelian saham itu, maka porsi kepemilikan saham Patrick menjadi sebanyak 81.173.950 lembar saham atau setara 1,232% dibandingkan sebelumnya yang tercatat sebanyak 81.073.950 lembar saham atau setara 1,230% kepemilikan saham.

Sebelumnya, Patrick Rudolf Dannacher juga telah menambah porsi kepemilikan sahamnya di perseroan pada 3 September 2025.

Patrick yang berkewarganegaraan Swiss itu membeli total sebanyak 2.221.000 lembar saham CYBR dalam empat kali transaksi.

Lebih rinci, Patrick membeli 23.100 lembar saham dengan harga Rp 955 per saham, 1.480.700 lembar saham dengan harga Rp 960 per saham, 516.700 lembar saham dengan harga Rp 965 per saham, dan 200.500 lembar saham dengan harga Rp 970 per saham.

Adanya transaksi pembelian saham tersebut membuat Patrick perlu merogoh kocek mencapai sekitar Rp 2,13 miliar.

Setelah transaksi, kepemilikan saham Patrick di CYBR meningkat menjadi 81,07 juta lembar saham atau setara 1,23%, dari sebelumnya 78,85 juta lembar saham atau setara 1,197%.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 29 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 59 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia