Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 9 September 2025: Ambruk
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ambruk pada Selasa (9/9/2025). Pelemahan ini karena terpukul reshuffle Kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, terlebih mundurnya Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini ambruk sebesar 181 poin (1,11%) ke level Rp 16.490 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,12% ke level 97,33.
Sedangkan pada perdagangan Senin (8/9/2025), mata uang rupiah sempat melonjak tajam sebesar 123 poin (0,75%) ke level Rp 16.309,5.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, reshuffle kabinet yang secara tidak terduga dilakukan Presiden Prabowo Subianto mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Sebab, lima menteri yang direshuffle dan satu menteri baru. Terlebih, mundurnya Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan yang merupakan andalan dari dua pemimpin negeri ini.
“Bergantinya Sri Mulyani ini memberikan dampak negatif saat ini, tapi di hari berikutnya meski melemah tidak akan terlalu tajam. Reshuffle ini bisa saja akibat dari demonstrasi yang berujung pada banyak korban, sehingga mengakibatkan kerusuhan yang mengarah makar dan terorisme,” jelasnya.
Berganti Kebijakan
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






