Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Jatuh Parah Terpukul Pergantian Menkeu

Penulis : Indah Handayani
9 Sep 2025 | 11:08 WIB
BAGIKAN
ilustrasi nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt/aa)
ilustrasi nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt/aa)

JAKARTA, investor – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (8/9/2025). Pelemahan itu karena terpukul pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini terlihat ambles 150 poin (0,92%) ke level Rp 16.459,5. Sedangkan indeks dolar terlihat turun 0,04% menjadi 97,41. Nilai tukar rupiah ke dolar AS sempat ditutup melonjak tajam sebesar 123 poin (0,75%) ke level Rp 16.309,5 pada Senin (8/9/2025).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. “Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS oleh penggantian Menkeu ibu Sri Mulyani yang direspons negatif oleh investor,” ucapnya dikutip dari Antara, Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9), menggantikan Sri Mulyani sebagai pejabat sebelumnya.

Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dilantik sebagai Menkeu berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 86/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.

Penetapan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu per tanggal 8 September 2025.

Sebelum Purbaya dilantik, jabatan Menkeu diisi oleh Sri Mulyani yang telah memimpin kementerian itu sejak periode kedua pemerintahan Presiden Ketujuh RI Joko Widodo.

Kemudian pada 21 Oktober 2024, Sri Mulyani kembali terpilih menjabat sebagai Menkeu dan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri dan wakil menteri lainnya dalam susunan Kabinet Merah Putih yang saat itu baru terbentuk.

“Sentimen domestik ini sangat kuat, tercermin dari IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) yang berbalik turun besar pasca konfirmasi berita ini,” ujar Lukman.

Di samping itu, indeks dolar AS masih tertekan sentimen peningkatan prospek pemangkasan suku bunga The Fed. “Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diperkirakan berkisar Rp 16.350- 16.550 per dolar AS,” tutup Lukman.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 40 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia