Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 11 September 2025: Terangkat
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terangkat pada Kamis (11/9/2025). Penguatan ini terjadi karena Bank Indonesia (BI) masih memprioritaskan stabilitas rupiah ketimbang mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.06 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini terangkat sebesar 13,5 poin (0,08%) ke level Rp 16.456 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,04% ke level 97,82.
Sedangkan pada perdagangan Rabu (10/9/2025), mata uang rupiah sempat menguat sebesar 12 poin (0,07%) ke level Rp 16.469,5.
Dikutip dari Trading View, BI diperkirakan akan menahan suku bunga acuan di level 5% bulan ini. Ekonom CIMB, Joel Cheung dan Lim Yee Ping, dalam catatannya menilai BI masih memprioritaskan stabilitas rupiah ketimbang mendorong pertumbuhan ekonomi.
Rupiah disebut masih menghadapi tekanan jangka pendek akibat sentimen risk aversion dan keraguan pasar atas kredibilitas fiskal. Meski begitu, prospek pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) diharapkan memberi ruang bagi kebijakan moneter BI.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan adanya ekspansi fiskal lebih besar dan dukungan likuiditas untuk mengejar target pertumbuhan 6%–7%. Namun langkah ini dinilai bisa menekan ruang fiskal, mendorong inflasi, serta membatasi ruang BI untuk memangkas suku bunga.
Kendati demikian, BI diperkirakan tetap berhati-hati dan mengambil langkah berbasis data. CIMB masih memproyeksikan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada kuartal IV-2025, sehingga suku bunga acuan bisa turun ke 4,75% di akhir tahun.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






