Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Fluktuatif di Kisaran Ini, tapi Pemodal Bisa Cuan dari 5 Saham

Penulis : Indah Handayani
12 Sep 2025 | 06:07 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di mainhall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di mainhall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) fluktuatif pada Jumat (12/9/2025). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang resistance 7.850, pivot 7.800, dan support 7.700.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan pemodal bisa cuan dari lima saham, salah satunya ESSA.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG ditutup menguat di level 7.747,91 (0,64%) pada perdagangan Kamis (11/9/2025). Meredanya kekhawatiran akan prospek ekonomi serta membaiknya kondisi politik dan keamanan, membuat IHSG berlanjut menguat.

ADVERTISEMENT

Phintraco Sekuritas menyebut, data penjualan ritel domestik pada Juli 2025 tumbuh 4,7% YoY, berakselerasi dari kenaikan 1,3% YoY di Juni 2025. Ini adalah kenaikan selama tiga bulan berturut-turut dan merupakan pertumbuhan tercepat sejak Maret 2025.

“Hal itu disinyalir seiring dengan adanya stimulus dari pemerintah dan turunnya BI Rate,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (12/9/2025).

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memaparkan, indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold dan mulai terjadi penyempitan negative slope MACD. Meskipun demikian terjadi tekanan jual pada volume dan IHSG masih di bawah MA20.

“Dengan demikian, IHSG hari ini diprediksi akan bergerak fluktuatif pada kisaran level 7.700-7.850,” jelas Phintraco Sekuritas.

Wall Street Melejit

Sementari tu, Phintraco Sekuritas mengatakan, indeks-indeks di Wall Street ditutup menguat pada Kamis (11/9/2025). Data inflasi CPI AS sesuai estimasi secara tahunan, namun secara bulanan di atas perkiraan.

Sedangkan data initial claims pekan lalu mengalami kenaikan pada level tertinggi sejak Oktober 2021 dan di atas perkiraan. Sedangkan ECB mempertahankan tiga suku bunga utamanya tidak berubah.

“Pada hari ini, pasar juga akan menanti data Indeks Michigan Consumer Sentiment Preliminary September 2025 diperkirakan turun pada level 58 dari 58,2 di Agustus 2025,” papar Phintraco Sekuritas.

Tidak hanya itu, lanjut Phintraco Sekuritas, pasar menantikan investor akan mencermati data GDP Inggris bulan Juli 2025 yang diperkirakan tumbuh 0% MoM, setelah pada bulan Juni 2025 tumbuh 0.4% MoM. Sedangkan secara YoY diperkirakan tumbuh 1.5% YoY dari 1.4% YoY di Juni 2025.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan pemodal bisa cuan dari lima saham, yaitu ESSA, BTPS, SMGR, KLBF dan TAPG.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia