Jumat, 15 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari ini Melemah, Pasar Cermati Kebijakan Bank Sentral

Penulis : Indah Handayani
15 Sep 2025 | 11:28 WIB
BAGIKAN
Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar AS. (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)
Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar AS. (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada Senin (15/9/2025). Pelemahan itu di tengah pelaku pasar mencermati dan bersikap wait and see terhadap kebijakan bank sentral.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini terlihat melemah 23 poin (0,14%) ke level Rp 16.398. Sedangkan indeks dolar terlihat naik 0,05% menjadi 97,59. Nilai tukar rupiah ke dolar AS sempat ditutup menguat 86 poin (0,53%) di level Rp 16.375 pada Jumat (12/9/2025).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memproyeksikan nilai tukar (kurs) rupiah diperkirakan akan bergerak konsolidasi (mendatar) di tengah pelaku pasar mencermati dan bersikap wait and see terhadap kebijakan bank sentral.

ADVERTISEMENT

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin, di Jakarta, melemah sebesar 33,50 poin atau 0,20% menjadi Rp 16.408 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.375 per dolar AS.

“Tidak ada data penting dari domestik maupun dari Amerika Serikat (AS) pada hari ini. Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas oleh rebound pada dolar AS,” ujar Lukman dikutip dari Antara, Senin (15/9/2025).

Lukman mengatakan, pelaku pasar cenderung berhati-hati dan bersiap wait and see dalam mengantisipasi keputusan Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) dan The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada pekan ini.

“Untuk itu, rupiah hari ini diprediksi akan bergerak dalam kisaran Rp 16.350 hingga Rp 16.450 per dolar AS,” jelasnya.

The Fed menyelenggarakan FOMC pada 16-17 September 2025 pekan ini, yang diproyeksikan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,0-4,25% dari 4,25-4,50%.

Bank Sentral Dunia

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia