Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 19 September 2025: Kembali Melamah
Secara regional, Josua menyebut, mata uang Asia juga melemah seiring nada kebijakan yang lebih longgar di kawasan, sehingga tekanan ke rupiah bersifat serempak.
Joshua pun membeberkan beberapa sentimen yang perlu dicermati untuk pergerakan rupiah pada hari ini, yaitu arah dolar pasca pernyataan pejabat The Fed dan pergerakan imbal hasil US Treasury. Dijelaskannya, bila dolar AS lanjut menguat, ruang penguatan rupiah terbatas.
Dikutip dari Trading View, Senior FX Strategist National Australia Bank (NAB) Rodrigo Catril mengatakan, pasar mulai menilai ulang sikap The Fed. Pandangan pelaku pasar terhadap keputusan FOMC dan arahan dari Ketua Fed Jerome Powell kini lebih positif.
Powell yang menyebutkan pendekatan 'meeting by meeting' dianggap sebagai langkah hati-hati. Sementara itu, data ekonomi AS semalam menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja dan adanya rebound dalam sentimen bisnis.
Pada perdagangan pagi ini, USD/JPY naik tipis 0,1% ke 148,09, sementara AUD/USD stabil di 0,6609.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






