Purbaya Optimis Rupiah Bisa Bangkit: Arus Modal Asing Positif
JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pelemahan yang terjadi pada nilai tukar rupiah (IDR) terhadap dolar AS (USD) dalam beberapa hari terakhir.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah (IDR) mengawali awal pekan dengan penurunan terhadap dolar AS (USD) pada Senin, 22 September 2025. Rupiah kini telah menembus level psikologis Rp 16.600.
Kurs rupiah hari ini melemah hingga di kisaran Rp 16.612 per dolar AS.
Purbaya mengungkapkan, posisi rupiah masih melemah 3% secara year to date (ytd) pasca demonstrasi beberapa waktu lalu. Dimana rupiah berada pada level Rp 16.428 per dolar AS pada 19 September 2025.
Namun, Menkeu menyebut ia tetap optimis pelemahan rupiah hanya sementara seiring membaiknya prospek ekonomi.
"(Rupiah melemah) utamanya kemarin karena keributan itu ya. Jadi sebagian orang takut," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Senin (22/9/2025).
"Harusnya sih ke depan (rupiah) akan semakin membaik karena modal asing ke pasar saham sudah masuk cukup signifikan. Dan harusnya prospek ekonomi kita juga akan terus membaik," ujar Purbaya.
Diberitakan sebelumnya, Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa posisi rupiah dilemahkan baik oleh faktor eksternal maupun internal. Ia memproyeksi pelemahan rupiah akan berlanjut pada perdagangan Selasa besok (23/9).
"Dalam perdagangan di hari Selasa kemungkinan besar rupiah masih akan melemah. Kemungkinan support resistannya adalah di Rp 16.600 dan Rp 16.650," ungkap Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/9/2025).
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






