Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Kian Menggila, Terus-Terusan Rekor

Penulis : Indah Handayani
30 Sep 2025 | 13:37 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
Sumber: Antara
ilustrasi harga emas Sumber: Antara

Selain faktor makroekonomi, Andy menyebut, ketegangan geopolitik juga menambah dukungan bagi reli harga emas. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menguasai desa Shandryholove di wilayah Donetsk timur Ukraina, meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik.

“Ketidakpastian geopolitik biasanya meningkatkan aliran modal ke aset aman seperti emas, sehingga menambah momentum bullish,” tegas Andy.

Di sisi pasar obligasi, Andy menambahkan, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun tiga basis poin menjadi 4,141%, sementara imbal hasil riil AS yang dihitung dengan mengurangkan ekspektasi inflasi dari imbal hasil nominal turun ke 1,761%. Penurunan imbal hasil ini berkorelasi terbalik dengan harga emas, sehingga mendukung kenaikan logam mulia tersebut.

ADVERTISEMENT

Ke depan, tambah Andy, agenda pasar akan dipenuhi dengan serangkaian data dan komentar pejabat The Fed. Investor akan mencermati laporan ketenagakerjaan ADP, PMI Manufaktur ISM, klaim tunjangan pengangguran awal, serta data NFP September yang menjadi salah satu indikator utama arah kebijakan moneter.

Lebih lanjut Andy mengatakan, dengan kombinasi faktor teknikal yang masih bullish, risiko politik di AS, serta dukungan dari faktor geopolitik dan penurunan imbal hasil obligasi, emas tetap positif dalam jangka pendek. Namun, volatilitas diperkirakan meningkat menjelang rilis data ekonomi AS.

“Trader disarankan untuk mengantisipasi dua skenario, yaitu peluang kenaikan menuju US$ 3.875 jika tren bullish berlanjut, atau koreksi ke US$ 3.806 bila sentimen dolar dan obligasi kembali menguat,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia