Saham Bank Besar Termurah, tapi Yield Dividen Paling Tinggi
Phintraco memprediksi laba bersih BBNI mencapai Rp19,7 triliun pada 2026 dan naik menjadi Rp21,1 triliun tahun 2027. Meskipun Net Profit Margin diperkirakan belum kembali ke level historis tertinggi, kombinasi pemulihan margin, struktur pendanaan yang lebih kuat, serta disiplin risiko yang konsisten menempatkan BBNI pada prospek pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Phintraco mempertahankan rekomendasi buy saham BBNI dengan fair value Rp5.200 dari sebelumnya Rp5.325. Saham BBNI saat ini masih berada di bawah rata-rata PBV lima tahun sebesar 1,14 kali.
Baca Juga:
BBRI, BMRI, BBCA, BBNI Tahan GempuranPhintraco mencatat, saham BBNI termurah di kelompok bank besar. Sebagai perbandingan, PBV BMRI, BBCA, dan BBRI mencapai 1,6 kali, 3,3 kali, dan 1,7 kali. Yield dividen BBRI tertinggi, mencapai 8,6% vs BMRI, BBCA, dan BBRI 7,7%, 2,58%, dan 8,3%.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






