Sabtu, 4 April 2026

Saham Konglo Rp 44 Perak Lari 1.434%, Mendadak Keluar Pengumuman

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Feb 2026 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono. (Foto: Courtesy of Lim Hariyanto Wijaya Sarwono  via Forbes)
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono. (Foto: Courtesy of Lim Hariyanto Wijaya Sarwono via Forbes)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) tiba-tiba selalu merah dalam tiga hari bursa terakhir. Pada Jumat (13/2/2026) pekan lalu, saham emiten Grup Harita ini ditutup minus 3,23% ke Rp 600.

Padahal saham Tirta Mahakam Resources hampir selalu anteng di zona hijau sejak mulai diperdagangkan lagi pada 26 November 2025, kecual ketika saham ini kena suspensi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebelumnya, saham TIRT harganya hanya Rp 44. Dan hanya dalam waktu singkat melambung 1.434% ke Rp 675 per penutupan 10 Februari 2026. Tapi sejak 11 Februari, saham ini mendadak merah.

Advertisement

Ternyata, pengendali TIRT, yakni Harita Jayaraya mengumumkan bahwa melakukan aksi penjualan pada 10, 11, dan 12 Februari 2026. Dari semula menguasai 73,54% saham tinggal menjadi 71,13% saham.

TIRT dikendalikan oleh PT Harita Jayaraya (HJR). Di mana penerima manfaat akhir dari TIRT adalah konglomerat Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, Lim Gunawan Hariyanto, Lim Gunardi Hariyanto.

Tirta Mahakam Resources sebelumnya adalah perusahaan produsen dan penjual produk kayu terintegrasi, seperti plywood, blockboard, moulding, dan produk terkait kayu lainnya, yang didirikan pada tahun 1981.

Tapi kini TIRT terjun ke bisnis baru angkutan laut. Sebelumnya, emiten Harita Group, PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) melakukan penandatanganan akta jual beli 14 aset kapal dengan pihak berelasi, yakni PT Lima Srikandi Jaya (LSJ), PT Mitra Kemakmuran Line (MKL), serta PT Antar Sarana Rekasa (ASR) pada 1 Oktober 2025.

“Sehubungan dengan telah diperolehnya persetujuan dari pemegang saham independen terkait rencana TIRT untuk melakukan pembelian aset kapal berupa 20 unit armada kapal tunda (tugboat) dan kapal tongkang (barge) maka pada tanggal 1 Oktober 2025, TIRT dan LSJ, MKL serta ASR telah menandatangani akta jual beli 14 aset kapal tersebut,” ungkap Sekretaris Perusahaan TIRT, Jackson Indrawan dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (4/10/2025).

Menurut Jackson Indrawan, hal tersebut untuk mendukung kegiatan usaha utama perseroan yang baru yaitu di bidang angkutan laut.

Adapun berdasarkan keterbukaan informasi terbaru, saat ini perseroan telah mengoperasikan sebanyak 20 unit armada kapal yang seluruhnya telah beroperasi (fully occupied). Perseroan terus berupaya mengoptimalkan tingkat utilisasi armada kapal guna mendukung keberlangsungan operasional serta memastikan pendapatan yang berkesinambungan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 22 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 47 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 59 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia