Saham Bagger Tetiba Berubah Arah, Katanya Mau Ada Aksi Korporasi
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan terkait volatilitas transaksi saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).
Saham Abadi Nusantara Hijau terakhir ditutup minus 6,42% ke Rp 204 pada perdagangan Jumat (13/2/2026) pekan lalu. Saham PACK mayoritas merah sejak 27 Januari 2026, kecuali sekali hijau pada 10 Februari.
Padahal sebelumnya, per 30 Desember 2025, saham PACK di posisi Rp 142 dan tiba-tiba mencetak gain 336% alias 3 bagger ke Rp 620 per 26 Januari. Dan setelah itu, saham PACK terjun bebas.
Salah satu pertanyaan BEI apakah perseroan memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham perseroan di bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang).
Direktur PACK Frans Raida menjawab bahwa saat ini Abadi Nusantara Hijau Investama sedang mempertimbangkan untuk melakukan aksi korporasi lainnya sehubungan dengan rencana ekspansi bisnis perseroan.
“Apabila perseroan akan melaksanakan aksi korporasi, perseroan akan mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai keterbukaan informasi,” ungkap Frans Raida dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (16/2/2026).
Sebelumnya, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) telah melakukan aksi dengan menawarkan sebanyak 32.586.939.356 obligasi wajib konversi (OWK) melalui skema rights issue atau penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu I (PMHMETD I). Perseroan mematok harga pelaksanaan sebesar Rp 100 per saham, sehingga dana yang terhimpun sejumlah Rp 3,2 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



