Kamis, 14 Mei 2026

Dividen Final BBCA Disorot, Segini per Sahamnya?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Feb 2026 | 04:05 WIB
BAGIKAN
BCA (BBCA). Annual Report
BCA (BBCA). Annual Report

JAKARTA, investor.id - Stockbit Sekuritas mengestimasikan dividen final PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dari tahun buku 2025 mencapai Rp 270/saham.

Menurut Stockbit, angka itu mengindikasikan dividend yield 3,7% berdasarkan harga saham Rp 7.275/lembar per Rabu (18/2/2026).

“Estimasi ini didasarkan pada asumsi dividend payout ratio sebesar 70% (vs. payout 2024: 67,4%), di mana manajemen mengatakan pada earnings call 4Q25 bahwa perseroan melihat ruang bagi kenaikan payout ratio,” jelas Stockbit Sekuritas dalam ulasannya dikutip Kamis (19/2/2026).

ADVERTISEMENT

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 pada 12 Maret 2026.

Rapat digelar di Menara BCA mulai pukul 14.00 WIB. “Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak hadir dalam RUPS (recording date) 11 Februari 2026,” ungkap manajemen BCA (BBCA) dalam pemanggilan RUPST.

Mata acaranya terdiri dari tujuh agenda, salah satunya adalah persetujuan penggunaan laba bersih.

"Penggunaan laba bersih perseroan akan diusulkan agar disisihkan untuk pembagian dividen tunai dan sisa laba bersih yang tidak ditentukan penggunaannya akan ditetapkan sebagai laba ditahan," terang manajemen BCA.

Adapun sepanjang tahun 2025, Bank Central Asia membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 57,5 triliun.

Sebelumnya, BCA telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 Rp 6,7 triliun atau Rp 55 per saham pada 22 Desember 2025.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 14 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 31 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia